Kamis, 29 Agustus 2013

... siapa aku untuk menilai.
Bahwa kehidupan ini lebih baik, dan kehidupan yang itu lebih buruk.
Bahwa ini adalah cara terbaik, dan itu adalah cara terburuk.
Bahwa ini adalah benar, dan itu adalah salah.

Aku hanya manusia.
Yang mencari jawabanku sendiri,
alasanku sendiri, dan tujuanku sendiri.

Aku tidak tahu apapun tentang kehidupan.
Mana yang benar, yang salah.
Apa yang terbaik, apa yang terburuk.
Aku tersesat di jalanku sendiri.

Tapi aku tahu,
apa yang membuatku bahagia,
dan itu sudah cukup.

=====//=====

... who am I to judge.
That this life is better, and that life is worse.
That this is the best way, and that is the worst.
That this is right, and that is wrong.

I am merely a human.
That seeking my own answers,
my own reasons, and my own purposes.

I know nothing about life.
Which is right, which is wrong.
What is best, what is worst.
I am lost in my own path.

But I do know,
what makes me happy,
and that was enough.

Rabu, 21 Agustus 2013

... sore ini aku berencana untuk pergi jauh,
sendirian,
ke tempat yang belum pernah kukunjungi sebelumnya.
Aku tak tahu apa yang kucari,
tapi aku pun tidak mungkin kehilangan apapun lagi.

Aku membutuhkan ini.

Rasanya aku perlu membenahi diriku sendiri,
untuk kembali keluar dari jurang yang sama,
untuk bangkit dari kasurku,
untuk merasa hidup kembali.

Aku berjanji pada diriku sendiri,
bahwa dalam perjalanan ini,
aku akan menemukan dan mengingat banyak hal baru,
tapi aku tak akan melupakan semua hal yang kubawa.

=====//=====

... This afternoon I planned to go away,
alone,
to a place I'd never been before.
I do not know what I was looking for,
but I was not able to lose anything anymore.

I need this.

I think I need to fix myself,
to back out of the same abyss,
to rise from my bed,
to feel alive again.

I promised myself,
that in this journey,
I will find and remember a lot of new things,
but I will not forget all the things that I carried.
... apapun yang aku lakukan,
di penghujung hari, sepi selalu datang kembali,
bersama gelisah, dan rasa takut, mengurungku
dalam penjara yang kubuat dengan tanganku sendiri.

Akulah anak kecil yang mengigil di bawah hujan.
Sesaat bermain bersama tetesan air,
Lalu meringkuk memeluk lutut, bertarung dengan dingin.

=====//=====

... whatever I do,
at the end of the day, loneliness always come back,
with anxiety, and fear, locked me
in a prison that I made with my own hands.

I am the little boy shivering under the rain.
Shortly played with the water droplets,
Then snuggle hugging knees, fighting the cold.

Selasa, 20 Agustus 2013

... aku adalah kamu, dia, kita, kalian, mereka.
Aku tak hanya didefinisikan oleh diriku sendiri, tapi juga oleh semua orang.
Keluargaku, teman-temanku, kekasihku, lingkunganku,
semuanya telah menjadikan aku, aku.

Aku berjalan di tengah malam sendirian,
dan seseorang tak dikenal menawarkanku tumpangan.
Aku memang menolak tumpangannya.
Tetapi aku menerima ide yang ditanamkannya;
bahwa masih ada orang baik di dunia ini.
Dan aku,
juga ingin untuk menanamkan ide itu pada orang lain.

=====//=====

... I was you, he/she, us, you guys, they.
I do not just defined by myself, but also by all the people.
My family, my friends, my lover, my neighborhood,
everything has made me, me.

I walked in the middle of the night alone,
and an unidentified man offered me a ride.
I was refused the ride.
But I accept the idea that embedded;
that there are still good people in this world.
And I,
also want to put that idea on others.

Sabtu, 17 Agustus 2013


...rambut bagi bumi adalah pepohonan itu.
Ternyata tak lagi.
Tampaknya rambut bumi sekarang adalah,
semua kabel-kabel besar itu diatas kepala kita,
saling silang berantakan.

=====//=====

...hair for the earth is the trees.
Apparently no longer.
Hair seems to Earth now is,
all the big cables above our heads,
crisscrossed mess.

Jumat, 16 Agustus 2013

...kita telah terlalu banyak dibohongi oleh media selama hidup kita.
Film-film, drama, lagu,
mereka memiliki porsi besar yang mengakibatkan semua patah hati, kekecewaan, kesedihan di dunia ini.
Mereka pembohong.
Mereka memanfaatkan kehausan indera kita akan wujud tridimensi dunia mimpi,
untuk makna yang selama ini kita fahami dalam rasa.
Dengan kata-kata yang bahkan tak kita mengerti sepenuhnya,
dengan kisah-kisah utopis dari dunia yang ideal.
Seperti ketika mereka bilang bahwa, jika kita berusaha sekuat tenaga,
niscaya kita bisa mendapatkan segala yang kita kehendaki.
Itu bohong.

=====//=====

 ... too many we have been lied to by the media as long as we live.
the movies, dramas, songs,
they have a large portion of which lead all the heartbreak, disappointment, sadness in this world.
They are liars.
They utilize our senses thirst of the three-dimensional form of a dream world,
for meaning as we understand it in the sense.
With words that even we do not fully understand,
with stories of the utopian ideal world.
They say, if we exert every effort,
surely we can get everything we want.
That is a lie.

Kamis, 15 Agustus 2013



...memang aku hanyalah seorang anak kecil.
Tapi aku menyukainya.
Memang setiap hari aku enggan bertambah dewasa.
Tapi setiap hari aku tetap belajar untuk menjadi orang yang lebih baik.

=====//=====

... indeed, I am just a kid.
But I love it.
Indeed, every day I'm reluctant to grow up.
But every day I keep learning to be a better person.





Rabu, 14 Agustus 2013

...ada suatu saat ketika seorang harus bertanya kepada dirinya sendiri;
apakah dia ingin kehidupan yang berbahagia atau kehidupan yang bermakna.

Karena agar benar-benar berbahagia, ia harus benar-benar hidup di masa sekarang, tanpa memikirkan apa yang terjadi sebelumnya dan tak pula ada pikiran apa yang ada di depan. Akan tetapi kehidupan yang memiliki makna, ia dikutuk untuk berkubang dalam masa lalu dan terobsesi tentang masa depan.

=====//=====

...there comes a time when someone has to ask him/herself whether he/she wants a life of happiness or a life of meaning.

Because to be truly happy, he/she must live absolutely in the present, no thought of what's gone before and no thought of what lies ahead. But a life with meaning, he/she is condemned to wallow in the past and obsess about the future.

Senin, 12 Agustus 2013


...bagi manusia, mencinta adalah sebuah kebutuhan, sedangkan dicinta adalah sebuah keinginan

=====//=====

...for humans, loving is a necessity, while be loved is a desire.

Minggu, 11 Agustus 2013

...hidup bukanlah tentang kita membuat berbagai macam pilihan.

Bukankah sesungguhnya setiap manusia telah memiliki guratan takdirnya masing-masing? Meskipun kita tak mengetahui apa yang akan terjadi di hari esok, tak mengetahui apa yang akan terjadi jika kita memilih pilihan yang satu dan bukan yang lainnya. Akan tetapi bukankah Allah telah mengetahui dan mengatur segalanya?

Maka akan menjadi lebih bijak jika kita tak mengangkat dagu dan berkata bahwa, "Aku telah membuat pilihan yang benar", tak juga bermuram diri dan mengeluh, "Aku telah membuat pilihan yang salah". Karena kita tak pernah benar-benar membuat sebuah pilihan, namun Allah yang telah menentukan jalan hidup kita.

Hidup bagiku adalah tentang mencari dan memahami alasan kenapa kita memilih pilihan tersebut, dan melepas pilihan lain. Sesederhana itu.

=====//=====

... life is not about how we make a variety of choices.

Is not every man actually has had their own destiny? Although we do not know what will happen tomorrow, do not know what would happen if we choose one option and not the other. But was not God already knows and organize everything?

Then it would be wiser if we do not lift the chin and said, "I have made ​​the right choice", do not also mope and complain, "I have made ​​the wrong choice." Because we never really made a choice, but God has determined our way of life.

Life for me is about finding and understanding the reasons why we chose that option, and removing other options. It is that simple.