...ada suatu saat ketika seorang harus bertanya kepada dirinya sendiri;
apakah dia ingin kehidupan yang berbahagia atau kehidupan yang bermakna.
Karena agar benar-benar berbahagia, ia harus benar-benar hidup di masa sekarang, tanpa memikirkan apa yang terjadi sebelumnya dan tak pula ada pikiran apa yang ada di depan. Akan tetapi kehidupan yang memiliki makna, ia dikutuk untuk berkubang dalam masa lalu dan terobsesi tentang masa depan.
=====//=====
...there comes a time when someone has to ask him/herself whether he/she wants a life of happiness or a life of meaning.
Because to be truly happy, he/she must live absolutely in the present, no thought of what's gone before and no thought of what lies ahead. But a life with meaning, he/she is condemned to wallow in the past and obsess about the future.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar